Berhenti
Baru saja aku menyelesaikan buku yang telah ku baca untuk ketiga kalinya. Dan ada satu bagian dalam bab itu mengigatkanku pada beberapa keadaan.
Ini tentang aku yang berhenti,
Berhenti untuk menyakiti diri sendiri.
Untuk kalian yang aku tinggalkan, mungkin kalian merasa ada yang salah. Namun, tidak, kalian tidak salah atau pun sepenuhnya salah. Maaf, karena aku sedang belajar egois untuk diriku sendiri. Aku meninggalkan karena aku tidak ingin menyakiti lebih lanjut, menyakiti diriku maupun kalian.
Maaf untuk kalian yang tersakiti karena aku memutuskan hubungan tanpa alasan dan secara sepihak. Tapi aku tidak bisa memberikan alasanku karena aku tau, kalian tak butuh aku, terlebih itu hanyalah sebuah alasan.
Aku bukan seseorang yang tepat untuk kalian.
Aku bukan seseorang yang kalian cari.
Aku sama sekali tidak membenci kalian.
Pun bukan berarti aku tak menyukai kalian.
Aku hanya sedang berkaca pada diriku sendiri,
Apakah aku adalah seseorang yang kalian butuhkan?
Apakah aku adalah seseorang yang kalian inginkan dalam hidup?
Bukan. Seseorang itu bukan aku. Itu sebabnya aku berhenti.
Namun selalu ku selipkan doa setiap kali aku pamit.
Semoga kalian selalu dalam keadaan baik dan dikelilingi orang-orang baik.
Semoga kalian bertemu dengan seseorang yang membuat kalian menjadi orang lebih baik dan ingin lebih baik lagi.
Terima kasih telah hadir di hidupku.

Comments
Post a Comment