Yang Ku Butuhkan

Terkadang aku butuh pendengar yang tak pernah bosan mendengarkanku.
Terkadang aku butuh penyemangat yang tak pernah letih menyemangatiku.
Terkadang aku butuh seseorang yang tak hanya mendengarkanku tetapi juga memberikanku nasihat. Aku menilai seseorang bahwa sepatah kata yang dikeluarkannya adalah perhatian. Adalah kepedulian. Mereka tak hanya mendengar. tapi mereka ikut merasakan.

Terkadang aku ingin lupa untuk sebentar. Dan walaupun hanya sebentar. Aku butuh melupakan hal yang tidak ingin ku ingat, aku hanya butuh mengingat hal yang harus ku ingat, yang benar-benar ingin ku ingat.

Terkadang pula aku ingin tidak merasakan sakit. Ingin egois terhadap diriku sendiri. Walaupun aku tahu, itu semua tidak akan ada artinya dan akan menimbulkan kekacauan baru. Menambah beban baru dan masalah baru. Disatu sisi aku merasa terpuruk, jatuh tersungkur sendiri, menunduk tanpa melihat apa-apa. Disisi lain aku tersadar. Walaupun banyak yang mendorongku untuk lebih terjatuh. tetapi masih banyak orang disekelilingku yang mengulurkan tangannya untukku. Menarikku kembali, membuatku berdiri lagi, menuntunku, merangkulku, bahkan membanjiriku dengan doa.
Sampai detik ini tak henti-hentinya aku berdoa, mengucap syukurku. Aku berterima kasih kepada-Nya karena telah memberikanku pundak yang kuat. ketika kuingat kata-kata dari seseorang “banyak yang mengincar posisi kamu, sayang kalo kamu mundur, berdoa, minta pundak yang kuat sama Allah”. Hingga detik ini aku bisa menilai sampai akhirnya bisa memilah.. Terima kasih telah mengirimkan begitu banyak orang kau kenalkan padaku, mulai yang terbaik, yang selalu membuatku tertawa, membuatku melupakan senduku sampai yang tertawa terbahak-bahak melihatku terjatuh, mengucapkan kata-kata yang membuatku semakin terjatuh. Terima kasih, karena mereka pula aku bisa banyak belajar, aku bisa sekuat ini dan berpikir positif. Aku selalu menilai bahwa orang-orang yang kutemui setiap hari itu menjadi acuanku untuk kedepan, mereka memberikanku pelajaran. Aku selalu berkata, keluarlah. Semakin kamu keluar semakin banyak kamu bertemu dengan orang-orang maka semakin banyak pula kamu mendapatkan pelajaran. Selalu percaya bahwa kamu tak pernah sendiri. Kamu akan bisa benar-benar menemukan, memilah, menilai siapa kamu dan bagaimana kamu. Siapa yang benar-benar kamu rindukan dan merindukanmu. Siapa yang benar-benar peduli padamu.

Pada akhirnya aku menyimpulkan bahwa aku tidak butuh apapun “aku hanya butuh seseorang yang bisa mendengarkanku dan ada disaat aku butuh pendengar.”


Comments

Popular Posts