Mengekspresikan Sebuah Rasa
Mungkin ada beberapa orang yang tidak mempunyai kesulitan sama sekali untuk mengungkapkan apa yang mereka pikirkan atau mengekspresikan apa yang mereka rasakan. Menumpahkan semua yang mereka rasakan dan pikirkannya saat itu juga. Namun pada kenyataannya aku tidak bisa.
Ya, aku bukan dan tidak termasuk ke dalam kategori seseorang yang aku sebutkan di atas. Aku hanya seseorang yang selalu larut dalam pikiran dan rasaku sendiri. Caraku untuk mengekspresikan apa yang aku pikirkan dan rasakan berbeda.
Mungkin aku tidak banyak berbicara, aku tidak banyak mengungkapkan dalam bentuk lisan. Tapi aku mengungkapkan dengan menulisnya disini, atau dengan tindakan langsung.
Aku tidak pandai berbasa-basi, akan ku katakan suka jika aku suka. Dan akan ku hindari jika aku tidak suka. Tindakanku selalu terlihat jelas. Namun, tak semua orang memahami dan mengetahuinya.
Terkadang aku lelah dengan sikapku sendiri, aku ingin orang lain paham, namun aku terlalu enggan untuk berbicara. Pada akhirnya apa yang aku pikirkan dan rasakan, kata-kata yang ingin sekali aku ungkapkan, hanya menjadi baris-barisan kata. Aku paham mereka tidak akan mengetahuinya, namun setidaknya aku tidak ada beban dan menumpuknya di otak dan hatiku sendiri. Maka, aku biarkan mereka berbaris rapi menjadi bait-bait kalimat. Dengan begitu, aku merasa lebih ringan.

Comments
Post a Comment